Kategori
Teknologi

Jatam: Tiga Pasangan Capres Terafiliasi Oligarki Tambang

Wecome Redinvadesblue di Portal Ini!

Redinvadesblue, Jakarta – Jaringan Advokasi Tambang atau Jatam merilis riset jaringan oligarki pertambangan dan energi pada pemilu. Melki Nahar, koordinator nasional Jatham, mengatakan studi kasusnya meneliti bisnis di balik mensponsori kandidat yang dapat merusak lingkungan dan meningkatkan dampaknya terhadap masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil. Jatam: Tiga Pasangan Capres Terafiliasi Oligarki Tambang

Selain itu, kata dia, perdebatan antara pemerintah dan kepentingan dunia usaha telah mengungkap banyak undang-undang yang menggelar karpet merah untuk investasi. Melki mengatakan, penelitian tersebut dilakukan antara Desember 2023 hingga Januari 2024 dengan fokus pada bisnis kompetitor dan tim pesaing melalui data. Yang terbaru, perusahaan-perusahaan pemerintah dan penerbitan yang penting juga penting. Informasi dan siaran pers, sebagai pendukung.

“Kami memantau transaksi langsung pihak-pihak tersebut terkait hubungannya dengan perusahaan lain yang bergerak di sektor pertambangan dan energi. “Kami mengumpulkan dan menganalisis seluruh informasi yang kami terima, kemudian memutuskan untuk menggunakan pendekatan penasihat penelitian,” kata Melki. Peluncuran laporan pada Senin, 22 Januari 2024 di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kajian ini, kata Melki, telah mengungkap kebenaran hubungan pemilih dan pengusaha yang berpotensi merugikan lingkungan. Ketiga pasangan tersebut, yakni Anies Rasid Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka (Prabovo-Gibran), dan Ganjar Pranovo-Mahfoud MD, terkait dengan oligarki pertambangan dan kekuasaan.

Kelompok AMIN didukung oleh Partai NasDem, PKB, dan PKS. Selain itu, Prabowo-Gibran didukung Partai Gerindra, PAN, Golkar, Demokrat, Gelora, Garuda, PSI, dan PBB. Pasangan Ganjar-Mahfoud kemudian didukung PDI Perjuangan, Perindo, PPP, dan Hanura.

Di antara ketiga presiden tersebut dan pasangan calon lainnya, termasuk politisi pendukung dan tim pemenangan, terdapat nama-nama yang memiliki sejarah bisnis dan banyak bisnis, salah satunya adalah sektor pertambangan dan energi.

Misalnya, pasangan Anies-Muhaimin berjumlah tujuh orang yang bergerak di bidang pertambangan dan energi. Pasangan Prabowo-Gibran berjumlah 18 orang, termasuk Prabowo Subianto. Kali ini, pasangan Ganjar-Mahfoud berjumlah tujuh orang. ujar Melki.

Nama-nama oligarki pertambangan seperti Surya Paloh, Ahmad Ali, Jusuf Kalla, Fakhrul Razi, Rahmat Gobel, Jan Darmadi, Leontinus, yang masuk dalam struktur tim pemenangan Anies-Muhaimin dan juga mengusung partai politik tersebut. Alpha Edison dan Susno Duaji. Kumpulan Tim Juara Free Fire Siap Berlaga di Final FFIM 2022 Fall

Calon presiden nomor urut 2 bernama Rozan Roeslani yang mengatakan saya bermitra dengan PT Bumi Resources. Nama-nama lain yang disebutkan dalam penelitian tersebut: Prabowo Subianto, Gibran Rakabuming Raka, Hashim Jojohadikusumo, Aburizal Bakri, Erwin Aksa, Pandu Sjahrir, Luhut Binsar Panjaitan, Airlanga Hartanto, Bahlil Lahadalia, Bambang Soesatyo, Loderichsadyo, Bambang Soesatyo, Mahdichsjedi, Bakhlihasadi. Nandito Ariotejo, Visnu Vardhana, Eric Thohir, Titiek Soeharto, Yusril Ihza Mahendra, Bobby Gafur Umar, Bambang Heri, Arsyajuliandi Rahman dan Wahu Sanjaya.

Nama Puan Maharani, Hari Tanoe, Oesman Sapta Odang, Sandiaga Uno, Arsjad Rasjid, Orias Petrus Moedak, Heru Devanto, Andi Ridvan Vittiri masuk kubu Ganjar-Mahfud.

“Dalam kelompok presiden-presiden ini terdapat beberapa kelompok yang bergerak di bidang pertambangan dan kekuasaan, calon pemenang di satu kelompok mempunyai hubungan baik dengan tim pemenang di kelompok presiden-presiden lainnya, terlepas dari beberapa hubungan bisnis satu sama lain. sepasang calon,” kata Melki.

Menurutnya, situasi ini menunjukkan dunia politik menggiurkan bagi semua kalangan profesional, termasuk pengusaha. Tentu saja, katanya, konflik kepentingan itu mudah terjadi.

Menurut Melki, dukungan finansial dan politik dari para pengusaha tersebut menciptakan minat untuk menyewa. Mereka memegang dan mempertahankan kekuasaan demi kemudahan akses (hak istimewa) dan perlindungan politik.

Hegemoni oligarki dalam politik seperti pemilu kali ini membawa buah pahit bagi demokrasi. Mudah mengintervensi aturan dan regulasi, dan akhirnya dengan mudah merampas kekayaan langit nusantara, kata Melki.

Melki mengatakan, situasi pada pemilu 2024 tidak jauh berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, khususnya pemilu 2019, di mana beberapa calon memiliki pengalaman bisnis atau tema kelompoknya masih paling bisnis.

Menurutnya, tidak mengherankan jika pasca pemilu 2019 dimana Jokowi kembali terpilih, banyak undang-undang dan kebijakan yang dibuat untuk kepentingan rakyat. Beberapa di antaranya adalah UU Cipta Kerja dan revisi UU Minerba yang menarik bagi industri.

Kedua undang-undang ini memberikan banyak hak kepada pelaku usaha pertambangan, mulai dari tetap menggunakan izin non-kompetitif hingga menghilangkan 0 persen. Bagi perusahaan batu bara yang memberikan nilai tambah, hal tersebut merupakan kejahatan serius bagi masyarakat sekitar wilayah pertambangan. .

Selain itu, petugas izin sebenarnya dilindungi dengan membatalkan surat pelanggaran ketika ada persoalan hukum dengan penerbitan izin tersebut. Di era pemerintahan Jokowi, kata Melki, alih-alih memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi, reformasi Komisi Penegakan Hukum justru membuat pengusaha dengan mudah mencuri lapangan kerja dari negara tanpa ikatan hukum.

Jadi, menurutnya, tidak perlu terlalu berharap banyak pada kandidat dan mendukung politisi serta tim pemenangan. Kandidat yang mengayomi dan memegang kekuasaan tidak dilahirkan dan dibesarkan dalam kondisi krisis seperti masyarakat yang tinggal di kawasan pertambangan. Sebaliknya, mereka justru mendapat banyak manfaat dan menjadi bagian dari masalah,” kata Melki.

Soal namanya muncul di jajak pendapat Jatam, Erwin Aksa pun menanggapinya sebagai wakil presiden Tim Kampanye Nasional (TKN) calon presiden Prabowo-Gibran. Politikus Partai Golkar itu menyebut penambangan yang dilakukannya tidak ilegal. “Kita perlu melihat bahwa sebagian besar pembangunan Indonesia bertumpu pada sumber daya alam. Sumber daya alam ini dikelola dengan baik,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada Tempo, Senin, 22 Januari 2024.

Terkait banyaknya nama Timnas Anies-Muhaymin yang masuk dalam hasil kajian Jatam, Anggota Dewan Pakar Timnas AMIN Fadhil Hassan menyebut nama-nama pengusaha tersebut menambang jelang Pilpres 2024. hari libur.

Karena itu, dia mengaku diuntungkan dengan diperolehnya izin pertambangan, bukan saat mengaku mendukung Anies-Muhaimin. “Jadi menurut saya itu hak mereka untuk berusaha sesuai hukum,” kata Fadhil kepada Tempo, Senin, 22 Januari 2024.

Menurut Fadhil, tidak ada masalah selama para penambang melakukan pekerjaannya sesuai hukum dan keselamatan. Anies dan Chuck Imin tidak anti bisnis, tapi kami ingin memastikan pengelolaan sumber daya alam dilakukan dengan prinsip yang bermanfaat bagi masyarakat, ujarnya.

Sementara Timnas (TPN) yang beranggotakan Arsjad Rasjid dan Andi Ridvan Vittiri, belum memberikan respons terhadap Ganjar-Mahfoud. Tempo mengirimkan pesan WhatsApp untuk meminta wawancara.

Selalu update informasi terbaru. Dengarkan berita terkini di saluran Telegram “Redinvadesblue Updates” dan pilih berita Redinvadesblue. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Pertama, Anda perlu menginstal aplikasi Telegram.

Dalam putusan DKPP disebutkan KPU melakukan ketidakadilan dengan menerima Gibran Rakabuming Raka sebagai calon lain pada Pemilu 2024.

Kebocoran data pernah terjadi pada era Jokowi. Keamanan siber adalah isu utama bagi presiden dan kandidat lainnya, kata para ahli. Baca selengkapnya

Pakar UI ini menilai Anies, Prabowo, dan Ganjar menjadi tiga poin utama dalam pertemuan terakhir Presiden. Berapa nilainya? Baca selengkapnya Jatam: Tiga Pasangan Capres Terafiliasi Oligarki Tambang

CEO Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menilai masih banyak aspek penting teknologi informasi yang tidak dibahas dalam Konferensi Presiden tersebut. Baca selengkapnya

Pemerintah harus memberikan insentif untuk mengembangkan dan memperkuat teknologi informasi di Indonesia. Baca selengkapnya

Menurut Kelompok Nasional AMIN, Anies Baswedan belum yakin jika terpilih menjadi presiden, ia akan bertahan dengan industri pertambangan yang mendukungnya. Baca selengkapnya

Ganjar dan Mahfud berjanji akan menegakkan hukum dan keadilan, serta setia kepada rakyat. Baca selengkapnya

Prabowo mempunyai rencana untuk mentransformasi negara, termasuk menyediakan makanan yang baik untuk seluruh anak Indonesia. Baca selengkapnya

“Dirkrimsus tolong diproses hukum tambang ini. Tangkap semua. Kalau ada yang datang, segera tangkap,” kata Kapolda Bangka Belitung. Baca selengkapnya

Debat kelima terpilih sebagai debat terbaik oleh netizen karena semua presiden mendapat suara di atas 50 persen. Baca selengkapnya